Rabu, Oktober 14, 2026
Editor's PickJeparaUncategorized

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Tegaskan Menjaga Persatuan Generasi Muda

JEPARA, 30 September 2026 – Anggota DPR/MPR RI, Jamaludin Malik, S.H., M.H., menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bertajuk “Menjaga Persatuan, Menguatkan Kebangsaan” di Aula Sekolah SMA Negeri 1 Pecangaan pada Rabu (30/9/2026). Acara ini dihadiri oleh 200 peserta yang terdiri dari jajaran guru dan pelajar generasi muda SMA Negeri 1 Pecangaan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mendalam mengenai empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pancasila dan Konstitusi Harus Menjadi Perilaku Nyata

Dalam pemaparannya, Jamaludin Malik menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak boleh hanya berhenti sebagai hafalan atau teori di dalam kelas, melainkan harus diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila jangan berhenti sebagai hafalan lima sila. Pancasila harus menjadi perilaku. Kalau melihat tetangga kesulitan lalu kita membantu, itu Pancasila. Kalau berbeda pilihan tetapi tetap bersaudara, itu Pancasila,” ujar Jamaludin Malik di hadapan 200 siswa dan guru SMA Negeri 1 Pecangaan.

Selain Pancasila, beliau juga menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Menurutnya, konstitusi tidak hanya mengatur tata cara penyelenggaraan negara, tetapi juga menjamin hak-hak konstitusional warga negara serta kewajiban untuk menaati hukum demi terciptanya ketertiban umum.

Menghadapi Tantangan Digital dan Menjaga Persatuan NKRI

Di era digital saat ini, persatuan bangsa menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama akibat maraknya berita bohong (hoax), provokasi, politik identitas, dan ujaran kebencian di media sosial. Melalui Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini, peserta diajak untuk lebih bijak dan kritis dalam menyikapi informasi.

“Pemilu datang dan pergi, jabatan juga ada waktunya. Namun, persaudaraan dan NKRI harus kita jaga selamanya. Berbeda pilihan dan pendapat itu boleh, tetapi jangan sampai perbedaan merusak persaudaraan kita,” tegas Jamaludin.

Beliau mengimbau para generasi muda di SMA Negeri 1 Pecangaan untuk merawat keberagaman sesuai semangat Bhinneka Tunggal Ika. Keberagaman suku, agama, dan budaya bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan terbesar bangsa Indonesia.

Pesan Khusus untuk Generasi Muda Kebanggaan Jepara

Mengakhiri acara sosialisasi di Aula SMA Negeri 1 Pecangaan, Jamaludin Malik memberikan pesan khusus agar anak-anak muda tidak menganggap pembicaraan mengenai kebangsaan sebagai hal yang kuno. Masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang kreatif dan tangguh.

Beberapa poin penting yang disampaikan kepada pelajar meliputi:

  • Penggunaan Media Positif: Memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten positif dan menyaring informasi sebelum membagikannya.
  • Berani dan Santun: Berani berbeda pendapat dengan tetap menjunjung sikap santun dan saling menghargai.
  • Berkarya untuk Bangsa: Menunjukkan rasa cinta tanah air tidak hanya lewat kata-kata, melainkan melalui karya nyata.

“Mari kita amalkan Pancasila, jalankan UUD NRI 1945, jaga NKRI, dan rawat Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda boleh, berdebat boleh, tetapi Indonesia tetap satu,” pungkasnya.

Informasi Kontak Media:

Tim Media Jamaludin Malik

Email: jm01@jamaludinmalik.id

Website: jamaludinmalik.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *